Hai guys! Ini Post pertama saya, pada kesempatan ini saya akan posting tentang sejarah musik Rap/Hiphop.Mohon maaf kalau masih kurang menarik saya harap bisa membantu, aminn :)
- Hip-Hop adalah sebuah gerakan kebudayaan yang mulai tumbuh sekitar tahun 1970’an yang dikembangkan oleh masyarakat Afro-Amerika dan Latin-Amerika. Hip Hop merupakan perpaduan yang sangat dinamis antara elemen-elemen yang terdiri dari MCing(lebih dikenal rapping, DJing, Breakdance, dan Graffiti. Belakangan ini elemen Hip Hop juga diwarnai oleh beatboxing, fashion, bahasa slang, dan gaya hidup lainnya.
Awalnya pertumbuhan Hip Hop dimulai dari The Bronx di kota New York dan terus berkembang dengan pesat hingga keseluruh dunia. Hip hop pertama kali diperkenalkan oleh seorang Afro-Amerika, Grandmaster Flash dan The Furious Five. Awalnya musik Hip Hop hanya diisi dengan musik dari Disk Jockey dengan membuat fariasi dari putaran disk hingga menghasilkan bunyi-bunyi yang unik. "Rapping" kemudian hadir untuk mengisi vokal dari bunyi-bunyi tersebut. Sedangkan untuk koreografinya, musik tersebut kemudian diisi dengan tarian patah-patah yang dikenal dengan breakdance. Pada perkembangannya Hip Hop juga dianggap sebagai bagian dari seni dan untuk mengekspresikan seni visual muncullah Graffiti sebagai bagaian dari budaya Hip Hop.
- Rap adalah salah satu dari empat elemen budaya Hip-hop. Rap merupakan teknik vokal yang berkata-kata dengan cepat, sementara pelakunya disebut rapper. Biasanya, rap diiringi oleh DJ maupun sebuah band. Akan tetapi rap dapat ditelusuri kembali ke akar Afrika. Berabad-abad sebelum musik Hip-Hop ada, Afrika Barat telah memberikan cerita berirama yang bernama griots, lebih dari drum dan instrumentasi jarang. Koneksi tersebut telah diakui oleh seniman masa kini.
Biasanya, rapper seperti penyanyi biasa, yaitu bernyanyi solo. Contohnya adalah KRS-One, Nas, Jay-Z dan Kanye West. Ada pula rapper yang menjadi anggota band, misalnyaMike Shinoda dari Linkin Park. Umumnya, rapper berkulit hitam karena banyak rapper berasal dari daerah pinggiran di Amerika Serikat. Di antara sedikit rapper yang berkulit putih adalah Eminem, Pitbull, dan Aesop Rock. Rapper sering disebut pula dengan MC ataupun Emcee (Master of Ceremony). Dan di Jamaika sendiri istilah rapper dapat disebut Dee-Jay seperti Sean Paul.
SEJARAH
1520 Sedwick Avenue adalah sebuah kawasan di New York yang diklaim sebagai tempat awal lahirnya komunitas HipHop. “Disinilah kami berasal”, cetus Clive Campbell, salah seorang yang merelakan lantai satu di rumahnya dijadikan sebuah markas untuk berkumpul. “Kebudayaan Hip Hop berawal dan lahir disini, yang nantinya akan tersebar di seluruh dunia, di sinilah kami barasal karena memang kami tidak memiliki tempat lain untuk bertemu, bukan di tempat lain” sahutnya. Selain nama tersebut, terdapat pula nama DJ Kool Herc yang memperkenalkan turntable pada saat itu di sebuah party pada tahun 1973. Pada awal penampilannya, DJ Kool Herc membawakan lagu-lagu dari James Brown, Jimmy Castor, dan Babe Rooth. Kool Herc pula lah yang akhirnya menciptakan scratch dan bunyi-bunyian aneh yang menimbulkan sebuah sensasi yang luar biasa pada saat itu.
HipHop terasa kurang lengkap tanpa MC. Celah inilah yang dilihat oleh Melle Mel, MC pertama pada dunia Hip Hop. Pada awalnya Melle Mel merasa bingung apa yang akan diucapkannya pada penampilan pertamanya tersebut, namun karena dirinya telah dipenuhi kebosanan dengan peraturan-peraturan dari pemerintah yang mengekang, akhirnya Melle Mel mengeluarkan rasa bencinya pada pemerintah dan pandangannya tentang kehidupan lewat lirik-liriknya. Mulai saat itu lah musik HipHop lebih banyak menceritakan tentang kehidupan disekitar masyarakat kulit hitam dan teriakan-teriakan serta protes suara hati mereka kepada pemerintahan yang berlaku tidak adil. Lirik-lirik musik Hip Hop cenderung keras dan tegas. Itulah Hip Hop.
Hip Hop sebagai kebudayaan dari suek diperjelas lagi pada tahun 1983 oleh Black Spades yang merupakan anggota dari Afrika Bambaataa dan The Soulsonic Force lewat track yang berjudul “Planet Rock”. Lagu ini merupakan sebuah musik Hip Hop yang menarik karena memiliki perpaduan antara rap yang sederhana dan irama musik disko yang diciptakan melalui drum electronic dan synthesizer. Pada tahun 1985 berulah dengan teknologi stereo, Run DMC, LL Cool J, The Fat Boys, Herbie Hancock, Soulsonic Force, Jazzy Jaz, dan Stetsasonic yang mengeluarkan album-album andalannya sehingga menjadi legenda musik Hip Hop hingga saat ini.
Rap/HipHop adalah genra favorit saya,dan saya akan memperkenalkan penyanyi HipHop yang saya sukai,yang berasal dari Indonesia.
HipHop terasa kurang lengkap tanpa MC. Celah inilah yang dilihat oleh Melle Mel, MC pertama pada dunia Hip Hop. Pada awalnya Melle Mel merasa bingung apa yang akan diucapkannya pada penampilan pertamanya tersebut, namun karena dirinya telah dipenuhi kebosanan dengan peraturan-peraturan dari pemerintah yang mengekang, akhirnya Melle Mel mengeluarkan rasa bencinya pada pemerintah dan pandangannya tentang kehidupan lewat lirik-liriknya. Mulai saat itu lah musik HipHop lebih banyak menceritakan tentang kehidupan disekitar masyarakat kulit hitam dan teriakan-teriakan serta protes suara hati mereka kepada pemerintahan yang berlaku tidak adil. Lirik-lirik musik Hip Hop cenderung keras dan tegas. Itulah Hip Hop.
Hip Hop sebagai kebudayaan dari suek diperjelas lagi pada tahun 1983 oleh Black Spades yang merupakan anggota dari Afrika Bambaataa dan The Soulsonic Force lewat track yang berjudul “Planet Rock”. Lagu ini merupakan sebuah musik Hip Hop yang menarik karena memiliki perpaduan antara rap yang sederhana dan irama musik disko yang diciptakan melalui drum electronic dan synthesizer. Pada tahun 1985 berulah dengan teknologi stereo, Run DMC, LL Cool J, The Fat Boys, Herbie Hancock, Soulsonic Force, Jazzy Jaz, dan Stetsasonic yang mengeluarkan album-album andalannya sehingga menjadi legenda musik Hip Hop hingga saat ini.
Rap/HipHop adalah genra favorit saya,dan saya akan memperkenalkan penyanyi HipHop yang saya sukai,yang berasal dari Indonesia.
1.LAZE

Harvi Parkasya atau yang dikenal dengan nama Laze kini menjadi salah satu penggawa hip hop kenamaan di Tanah Air. Saat ini Laze telah merilis album penuh perdananya yang berjudul 'Waktu Bicara'.
Ia tak hanya menjadi idola kaum muda penggila musik yang kental dengan ceracau berima itu, tapi juga salah satu yang paling berpengaruh pada genre tersebut di era sekarang.
Laze bercerita bahwa 11 tahun yang lalu, saat usianya masih 15 tahun, ia mengikuti sebuah kompetisi rap battle dimana Saykoji menjadi jurinya.
Belasan tahun berlalu, kini ia justru duduk sebagai juri dalam sebuah kompetisi pencarian bakat musisi hip hop bersama Saykoji dan Iwa K. Dirinya mengenang, pada saat itu rap battle sangat lah berbeda dengan yang ada saat ini.
"Gue pertama ikut rap battle di acara yang dibuat sama Saykoji. Dulu nggak ada platform acara hip hop. Gue rap battle beneran di trotoar dan sosial media belum se-booming sekarang. Jadi nggak ada hype tertentu dari menang-menang rap battle waktu gue masih umur belasan tahun," kisahnya saat ditemui di Kuningan, Jakarta Selatan baru-baru ini.
Kendati tidak mendapatkan sorotan sebanyak sekarang, menurut Laze, pengalamannya mengikuti rap battle adalah hal yang tetap berpengaruh untuk dirinya. Kemenangannya saat itu dianggapnya sebagai penguat tekadnya untuk terus konsisten berkarier di industri musik.
"Yang jelas itu membakar semangat gue untuk terus ada di industri musik kalau jalan gue tuh memang ada di industri ini," ungkapnya.
Setelah menjadi pemenang dari rap battle, Laze mengatakan, untuk tetap bisa berada di industri, seorang rapper harus memiliki konsistensi dan kemampuan lebih.
Ia pun melihat, apabila ingin berkarier di musik, seorang rapper pun tak bisa menutup mata bahwa mereka juga harus melek terhadap perkembangan industri.
"Mungkin sekarang orang cuma tahu kalau, oke Laze jago freestyle atau misalkan Laze bisa nge-rap spontan, tapi sebenarnya yang harus bisa gue buktikan pada saat ini lebih dari itu," katanya.
Dan yang saya sukai kedua dari rapper yang kedua yaitu.
2.EMINEM
SUDAH hampir 20 tahun sejak Marshall Bruce Mathers III atau dikenal dengan nama Eminem pertama kali hadir dalam industri musik dunia. Sejak saat itu juga, kekayaan, kontroversi, hingga keunikan karakternya terpampang ke dunia.
Eminem adalah artis terlaris pada tahun 2000-an di Amerika Serikat (AS). Sepanjang kariernya, ia telah memiliki 10 album nomor satu di Billboard 200 dan lima single nomor satu di Billboard Hot 100. Dengan 47,4 juta album terjual di AS dan 155 juta di seluruh dunia, dia menjadi salah satu musisi terlaris di dunia.
Selain itu, dia adalah satu-satunya musisi yang memiliki delapan album berturut-turut di nomor 1 di Billboard 200. Atas prestasinya ini, majalah Rolling Stone menempatkannya di urutan ke-83 dalam daftar 100 Greatest Artists of All Time dan menyebutnya sebagai Raja Hip Hop.
Semua berawal dari debut album "Infinite" (1996) dan kemudian "Slim Shady EP" (1997). Eminem yang kerap dipanggil Em menandatangani kontrak dengan Aftermath Entertainment milik Dr Dre dan kemudian meraih popularitas pada 1999 dengan album "The Slim Shady LP". Dikutip E!News, album ini sekaligus menandai dimulainya karier rapper terkenal ini. Album ini pula yang mengantarkannya mendapatkan Grammy Award pertamanya untuk Best Rap Album.
Kemudian dia juga merilis dua album, "The Marshall Mathers LP" tahun 2000 dan "The Eminem Show" tahun 2002 yang sukses di seluruh dunia. Keduanya juga memenangi Best Rap Album di Grammy Awards. Ini membuat Eminem menjadi artis pertama yang memenangi penghargaan tersebut selama tiga kali berturut-turut. Kesuksesan ini kembali diikuti di album "Encore" yang dikeluarkan pada 2004.
Eminem sempat mengalami jeda atau kekosongan setelah tur pada 2005. Dia kembali merilis "Relapse" pada 2009 dan "Recovery" pada tahun 2010. Keduanya lagi-lagi memenangi Grammy Awards, dan "Recovery" adalah album terlaris tahun 2010 di seluruh dunia. Adapun album kedelapan Eminem, "The Marshall Mathers LP 2" pada tahun 2013 memenangi dua Grammy Awards, termasuk Best Rap Album.
Pada tahun lalu Eminem meraih kesuksesan di seluruh dunia dalam berbagai bentuk. Tidak hanya telah memenangi 15 Grammy Awards dan Academy Award untuk laguLose Yourself dalam album "8 Mile", juga masuk dalam daftar Guinness Book of World Records karena menggunakan kata-kata paling banyak dalam satu lagu untuk lagunya, Rap God, pada tahun 2015. Tahun lalu dia juga merilis album studio kesembilannya, "Revival".
Kehidupan Pribadi Penuh Masalah
Lelaki yang akan berusia 46 tahun pada 17 Oktober mendatang ini pun merasakan bagaimana pasang dan surut kariernya di dunia musik. Termasuk dalam kehidupan pribadinya. Sejak lahir di St Joseph, Missouri, Em tidak pernah mengenal ayahnya, Marshall Mathers Jr, yang pergi begitu saja. Sang ayah juga menolak semua usaha Em semasa kecil untuk bisa menghubungi dan menemuinya. Em tinggal bersama sang ibu, Deborah Mathers. Keduanya kerap berpindah-pindah tempat antara Missouri, Detroit, dan Michigan.
Sejak kecil, Em tertarik pada dunia cerita. Dia sempat bercita-cita menjadi seorang penulis buku komik sebelum terjun ke dunia hip hop. Em juga dikenal sebagai anak yang bahagia, tapi penyendiri dan sering jadi korban perundungan. Bahkan, salah satu pelakunya, yakni DeAngelo Bailey, yang membuat kepala Em terluka ikut disebutkan dalam lagunya, Brain Damage. Sang ibu Debbie sempat mengajukan tuntutan hukum terhadap sekolah tersebut pada tahun 1982, namun kasus itu ditutup begitu saja.
Perkenalannya pada dunia rap dimulai pada usia dini, yakni empat tahun. Dan mulai mengejar karier dengan serius pada usia 14 tahun. Kala itu dia mulai ngerap di ruang bawah tanah rumah teman SMA-nya. Pada usia 17 tahun ia akhirnya membuat nama untuk dirinya sendiri, Eminem, yang diambil dari inisial M(arshall) M(athers).
Namun, kehadirannya ditolak komunitas hip-hop yang dahulu masih didominasi rapper berkulit berwarna. Kendati demikian, Em tak patah arang. Dia akhirnya menemukan cara termudah agar bisa diterima, yakni dengan tampil di beberapa klub dan radio.
Beranjak dewasa, Em mulai kenal dengan obat-obatan terlarang, yakni narkoba. Termasuk saat berkarier di dunia musik yang membesarkan namanya. Dalam beberapa wawancara selama promosi untuk album "Recovery" pada tahun 2013, Em menjelaskan dia memerangi kecanduan beberapa resep obat.

